roudhotulilmi.com – Pelantikan MP3I ( Majelis Permusyarawatan Pengasuh Pesantren Se- Indonesia ) Pelantikan Pimpinan Wilayah Provinsi Jawa Barat yang bertempat di Hotel Horison, Bandung, Rabu (26/07/2023).

Hamdin Almurdani, S.Kom.I. Selaku pengasuh Pondok Pesantren Roudhotul Ilmi menghadiri undangan Kegiatan pelantikan pengurus MPW MP3I Jawa Barat sekaligus Halaqah Kebangsaan dengan mengusung tema Meneguhkan Peran Ulama Pengasuh Pesantren untuk Memperkuat Kebangsaan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Pengasuh Pondok Pesantren Se- Jawabarat
Lahirnya organisasi MP3I tidak dapat lepas dari kesepakatan beberapa pengasuh pondok pesantren. Bahwa Pesantren merupakan lembaga yang berlandaskan Al-Qur’an dan Ahlussunnah Wal Jama’ah adalah garda terdepan dalam mendirikan dan menjaga keutuhan bangsa dengan mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara, dan empat pilar bangsa, yaitu UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Merah Putih.

Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.IK., M.Si., MM. Berharap untuk senantiasa saling sinergi dan kolaborasi antar polri, ulama dan kiai. “Semangat kebersamaan dan kolaborasi ini pula yang harus senantiasa kita jaga, Polri bersama para ulama dan kiai untuk menjaga stabilitas keamanan sosial demi keutuhan NKRI,” ujarnya. Dalam sambutannya beliau juga mengatakan bahwa pesantren yang membidangi kelahiran cinta tanah air dan resolusi jihad yang diperjuangkan KH Hasyim Asy’ari.

Habib Umar, selaku Ketua Majelis Pembina MP3I Pusat berbincang singkat dengan Pengasuh Pondok Pesantren Yayasan Roudhotul Ilmi, Hamdin Almurdani, S.Kom.I Mengenai perkembangan dan eksistensi Pondok Pesantren di zaman modern, inti dari pembicaraan itu adalah “Pondok Pesantren yang didalamnya terdapat para ‘ulama, kyai, dan santri harus menjadi garda terdepan menjaga dan memperkuat kebangsaan NKRI sesuai ajaran syari’at Ahlussunnah Wal Jama’ah dan kebangsaan bernegara. Bekerja sama dengan aparat kepolosian Polda Jabar yang menjaga keamanan dan Pondok Pesantren menjaga keimanan. Maka harus sinergi antara umaro’ dan ‘ulama, bentuk sinergitasnya adalah satu sama lain saling bekerja sama dalam kegiatan agama maupun sosial di lingkungan masyarakat.”
Kegiatan ini sangat bagus untuk senantiasa menjaga nilai-nilai moral bangsa dengan berlandaskan sesuai ajaran syari’at Ahlussunnah Wal Jama’ah.
“Peduli dan agamis, fleksibel dan dinamis. Santri untuk Negeri.”


