Rabu, Maret 4, 2026
BerandakegiatanRefleksi Hari Ke-7 Pesantren Ekologi: Menatap "Cermin Retak" Hutan Indonesia

Refleksi Hari Ke-7 Pesantren Ekologi: Menatap “Cermin Retak” Hutan Indonesia

Memasuki hari ketujuh, Pesantren Ekologi mengambil langkah berbeda dalam menyampaikan materi dakwah lingkungannya. Alih-alih materi yang disajikan, para siswa-siswi SMA Roudhotul Ilmi diajak menyelami realitas pahit melalui pemutaran film dokumenter #NusantaraKaya: Ketika Hutan Indonesia Musnah. Sesi ini menjadi momen jeda sekaligus refleksi mendalam bagi seluruh peserta tentang posisi hutan sebagai benteng terakhir pertahanan iklim dunia.

Film dokumenter tersebut menyuguhkan kontradiksi yang menggetarkan keindahan tak ternilai hutan hujan tropis Indonesia yang bersanding dengan potret kehancuran akibat eksploitasi tanpa batas. Melalui visual yang jujur, para peserta diingatkan bahwa kesehatan hutan adalah syarat wajib keberlangsungan hidup manusia.

Poin penting yang ditekankan dalam kegiatan hari ini adalah keterkaitan antara iman dan pelestarian alam, atau yang disebut sebagai Syukur Ekologis. Peserta diajak menyadari bahwa bersyukur atas air bersih dan udara segar tidaklah cukup hanya dengan lisan.

Wujud syukur yang sesungguhnya ditransformasikan ke dalam tindakan nyata, di antaranya gaya Hidup Reusable ( dapat digunakan kembali ) karena dapat mengurangi limbah sampah dengan menggunakan produk yang dapat dipakai ulang.Kegiatan hari ini ditutup dengan sebuah pesan yang sangat berharga “jangan sampai kesadaran manusia baru muncul saat pohon terakhir tumbang dan air terakhir tercemar.” Pesantren Ekologi berkomitmen bahwa setiap langkah kecil yang diambil hari ini adalah investasi untuk kelayakan hidup generasi mendatang.

RELATED ARTICLES

Lihat Juga