
Memasuki hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), antusiasme para siswa baru masih terus membara. Agenda hari ini dirancang secara menyeluruh untuk melatih kebugaran fisik, mengenalkan organisasi sekolah, sekaligus membekali siswa dengan berbagai wawasan krusial guna menghadapi tantangan di era digital dan sosial.
Kegiatan diawali sejak pagi hari dengan pengondisian budaya 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun untuk menanamkan karakter budi pekerti yang baik. Setelah itu, lapangan sekolah dipenuhi keceriaan saat seluruh peserta mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat guna memupuk kebugaran dan membakar semangat sebelum memulai rangkaian materi.Salah satu momen yang paling dinantikan oleh para siswa baru adalah sesi Pengenalan Ekstrakurikuler, OSIS, dan MPK.

Melalui unjuk aksi dan presentasi interaktif, para siswa baru diperkenalkan pada berbagai wadah pengembangan bakat, minat, serta kepemimpinan yang dapat mereka ikuti selama masa sekolah nanti. Tidak hanya itu, untuk melatih ketahanan mental dan fisik, para siswa juga langsung diterjunkan ke lapangan untuk mengikuti kegiatan latihan Baris Berbaris. Latihan PBB ini bertujuan untuk memupuk kedisiplinan, kekompakan, serta rasa tanggung jawab antar sesama rekan satu angkatan.
Memasuki sesi siang, fokus MPLS hari ketiga bergeser pada pembekalan materi-materi penting guna membentuk generasi yang cerdas dan mawas diri. Para siswa dibekali dengan materi membangun kesiapsiagaan bencana sebagai langkah edukasi mitigasi dan penyelamatan diri saat terjadi situasi darurat. Selain itu, mereka juga mendapatkan materi literasi digital yang mengajarkan cara bijak dalam menyaring informasi, beretika di media sosial, serta menghindari penyebaran hoaks.

Pihak sekolah juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan mental dan fisik siswa melalui penyuluhan pencegahan isu NAPZA sebagai langkah proteksi dini bagi masa depan mereka. Materi ini kemudian digenapkan dengan pembahasan mengenai dampak negatif kecanduan gim daring atau online game yang berfokus pada pentingnya membatasi waktu bermain agar tidak mengganggu kesehatan mental serta konsentrasi belajar.
Di sela-sela padatnya materi, suasana tetap cair berkat adanya sesi ice breaking yang seru. Para siswa juga tetap difasilitasi untuk menjaga keseimbangan spiritual melalui pelaksanaan ibadah istirahat dan salat duha bersama, yang dilanjutkan dengan waktu ISHOMA. Rangkaian kegiatan MPLS hari ketiga ini akhirnya ditutup dengan khidmat melalui sesi refleksi bersama dan doa penutup. Melalui seluruh agenda yang telah dilalui, pihak sekolah berharap para siswa baru tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, sehat, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi.



