
SMA Roudhotul Ilmi menyelenggarakan rapat koordinasi dan sosialisasi penetapan anggaran honorarium bagi para pendidik dan tenaga kependidikan. Pertemuan ini langsung dihadiri oleh Pengasuh Yayasan, Kepala Sekolah, beserta jajaran Komite Sekolah dan Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMA Roudhotul Ilmi.
Dalam pemaparannya, Kepala Sekolah menjelaskan bahwa penetapan besaran serta mekanisme honorarium merupakan hasil keputusan bersama antara pihak sekolah, Ketua Yayasan, dan Komite Sekolah. Skema anggaran honorarium kini disesuaikan secara transparan berdasarkan jumlah jam mengajar (jam berdiri/jam hidup) sesuai dengan mata pelajaran masing-masing pendidik seperti penghitungan honorium sebelumya.
Penguatan niat dan keikhlasan mengajar, Pengasuh Yayasan Pendidikan Islam Roudhotul Ilmi, Bapak Hamdin Almurdani, S.Sos., M.Pd., menyampaikan arahan mendalam mengenai marwah dan hakikat lembaga pendidikan berbasis Islam ini. Beliau menegaskan kembali bahwa sejak awal didirikan, SMA Roudhotul Ilmi berfokus penuh sebagai badan pendidikan, bukan sebagai unit usaha yang berorientasi pada keuntungan materi. “Kewajiban utama pendidik adalah mengamalkan ilmu yang dimiliki secara murni dan penuh keikhlasan. Adapun honorarium yang diterima merupakan bentuk hak dan hadiah atas pengabdian tersebut,” tegas Bapak Hamdin Almurdani, S.Sos., M.Pd.
Beliau juga mendorong seluruh tenaga pendidik untuk senantiasa menanamkan rasa keikhlasan dalam menjalankan tugas pengajaran, menjaga kedisiplinan guru, serta meningkatkan evaluasi terhadap kedisiplinan para siswa di sekolah.
Pihak Komite Sekolah turut menyambut baik sosialisasi penetapan honorarium berbasis perhitungan jam mengajar ini. Selain memberikan dukungan administratif, Komite Sekolah juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga atas suksesnya penyelenggaraan Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang telah terlaksana dengan khidmat di Desa Sirnasari.



