
Memulai kegiatan pembelajaran dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an telah menjadi identitas yang melekat di Pondok Pesantren Roudhotul Ilmi. Memasuki Tahun Ajaran Baru 2026/2027, tradisi membaca Al-Qur’an selama 5 menit sebelum Pembelajaran KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) dimulai kembali diterapkan secara serentak di seluruh kelas, termasuk bagi para siswa/santri baru.
Program yang telah berjalan sejak lama ini mewajibkan seluruh siswa untuk membaca Al-Qur’an di mejanya masing-masing tepat sebelum guru mengawali materi pelajaran. Suasana kelas yang tadinya riuh mendadak menjadi tenang dan teduh saat lantunan ayat-ayat Al-Qur’an terdengar saling bersahutan. Pihak Pondok Pesantren Roudhotul Ilmi menyampaikan bahwa pembiasaan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan upaya membentuk karakter santri yang dekat dengan Al-Qur’an serta mengharapkan keberkahan dalam menuntut ilmu.
Bagi para siswa baru, pembiasaan ini menjadi pengalaman berharga dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah berbasis pesantren. Selain melatih kedisiplinan dan kelancaran membaca Al-Qur’an, program ini dinilai efektif menciptakan iklim belajar yang kondusif dan penuh dengan nilai keagamaan.Dengan konsistensi program pembiasaan ini, SMA Roudhotul Ilmi terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki sikap berakhlakul karimah.



